Tanpa bermaksud apa-apa, hanya sekedar ingin berbagi saja. (KLIK saja GAMBARnya untuk FILE ANTOLOGI CERPEN)
Setiap kali saya melihat lomba sastra cerpen skala nasional, atau koran-koran nasional, rasa-rasanya ada sedikit keirihatian saya kepada penulis-penulis dari Sumatera dan Jawa. Tulisan mereka begitu intens menjuarai dan memenangkan lomba. Tidak hanya itu, koran-koran skala nasional selalu memuat tulisan-tulisan mereka, para penulis muda berbakat itu.
Tiba-tiba saya berpikir, kok masih sedikit ya penulis-penulis dari Sulawesi. padahal saya tahu begitu banyak teman-teman yang memiliki bakat dan kemampuan menulis yang luar biasa, terutama teman-teman saya yang di Makassar. Ya, berawal dari keprihatinan saya atas dominansi penulis-penulis muda dari Sumatera dan Jawa itulah, yang membuat saya berpikir, mungkin sudah saatnya penulis-penulis muda dari kawasan Timur Indonesia, khususnya Penulis Muda Makassar, untuk bangkit. Kita bisa menengok para “pendahulu” kita, lalu belajar dari mereka. seperti Gegge Mappangewa, Lily Yulianti Farid, Dul Abdul Rahman, Yanuardi Syukur, de el el. Dengan kita yang saling mendukung dan memotivasi, insyaALLAH kita akan mampu seperti sahabat-sahabat penulis yang dari Sumatera dan Jawa. Jangan mudah putus asa. tulisan yang ditolak, atau tidak termuat, atau tidak menang lomba, saya rasa itu hal yang biasa. Kalah itu justru kalo kita putus asa dan gak punya semangat lagi dalam menulis. (maaf, sok menggurui. TAPI INI BENAAARRRR, you know!!!)
semoga file kumcer pdf saya ini, bisa dijadikan sedikit referensi bagi kita untuk ikut mewarnai kanca sastra Indonesia. Sebenarnya, kumcer ini saya buat sendiri, secara abal-abal, atau ongol-ongol. seolah-olah buku antologi beneran. padahal tidak bagus-bagus amat. tapi………. ya sudahlah, tidak perlu dibahas. jelek ya jelek!
Oke, begitu saja dulu yah. bagi yang berminat, Silakan cekidot DOWNLOAD disini gan. jangan lupa sundul dan Quote ya. (ala-ala Kas-kus). hehehe



4 tanggapan kepada “Kumcer racikan sendiri”
nd
Oktober 24th, 2011 pukul 18:58
sudah ku download Bang Miun… kubaca dulunah.. Tapi sebelum membaca, ‘gerakanmu’ ini sudah keren duluan… ManTap!!
Sejenak aku sadar “Blog ini beraroma kayu”… hehe
Ahmad Iswandy M
November 18th, 2011 pukul 06:46
ane udah download Ust… Luar biasa!!!!!!!!!! ente ternyata penulis handal toh…
setelah membaca beberpa goresan keyboard mu, bayang-bayang masa laluku hadir. memaksaku untuk membuat goresan baru dengan keyboard di hadapanku. aku takjub..
imran makmur
November 21st, 2011 pukul 01:10
Nendenk: Sejenak aku pun sadar, “blogmu beraroma kopi”… hehe
Ahmad: lebaymu cowok..
Aida Radar
Desember 25th, 2011 pukul 12:20
Terharu ada “Aida Radar” disebutkan di racikan ini. Hiks…
Ayooo bahu-membahu nulis cerpen-cerpen baru lagi, Teman.
Btw, kalau blog ini beraroma kayu, dan blog Nd’ beraroma kopi, Z hanya mau bilang berkunjunglah ke blog Z. Ada Taman Bunga di sana!
*Hehe… PromosiNeverEnd.