Telah hampir seabad aku meninggalkanmu (lebay), blogku. ada rindu dan kenangan yang tertimbun bila menatapmu kembali. tentang segala masa lalu kita, tentang segala suka duka kita, tentang sahabat-sahabat penulis yang melukiskan langit-langit sejarah kita, tentang segala ekstasi dan keinginan kita pada sebuah eksistensi. menatapmu, aku seolah kembali kepada romantisme masa semester 1 – 5, semester yang penuh keingintahuan, mencoba, memahami, menghayati hidup, berorganisasi, belajar menemukan maksud hidup dan segalanya.

dan kini, aku telah pulang ke rumah menulisku. aku datang kembali kepadamu, blogku sayang. aku datang dengan membawa beras dan sebongkah berlian. karena aku bukanlah Bang Toyib. aku Bang Mi’un. # ‘eeaaaaaaa